Gejala Lambung Bocor

Gejala Lambung BocorPenderita dengan perforasi gaster umumnya datang dengan keluhan nyeri perut mendadak dan sangat hebat dirasakan di perut bagian atas (ulu hati, mirip gejala penyakit mag), wajah pucat, keringat dingin, napas pendek-pendek, demam, dan muntah-muntah, khususnya pa-da jam-jam pertama setelah kebocoran terjadi.

Setelah beberapa jam, penderita biasanya tampak lebih baik, nyeri berkurang, muntah-mun­tah berhenti, suhu dan nadi nor­mal, bahkan penderita bisa tidur. Namun, justru pada periode "
intermediate" inilah waktu yang paling baik untuk dilakukan tindakan segera berupa operasi/pembedahan sehingga diagno­sis penderita harus dilakukan dengan cepat dan benar.

Pada periode lanjut (lebih da­ri 12 jam setelah kebocoran lam­bung terjadi), pasien akan memburuk dengan cepat dan mulai masuk ke dalam keadaan peri­tonitis (peradangan hebat pada rongga perut) dan sepsis (infeksi hebat. Racun/toksin bakteri sudah menyebar ke seluruh tubuh) akibat kontaminasi rongga perut oleh asam lambung dan isi lam­bung lainnya, berupa sisa makanan dan enzim-enzim pencernaan.
Jika penderita baru ditangani pada periode lanjut ini, atau bahkan lebih lama, prognosis (kemungkinan yang terjadi pada penderita) pada pasien tersebut akan menjadi lebih buruk. Apalagi diperberat lagi dengan faktor usia penderita yang umumnya sudah lanjut, serta penyakitpenyakit usia lanjut lainnya.


Penanganan penderita yang sudah didiagnosis sebagai perforasi gaster adalah penanganan secara pembedahan karena ke­bocoran tersebut harus dicari dan ditutup oleh ahli bedah yang bersangkutan. Umumnya, jika penderita datang pada periode-periode awal penyakitnya, pasien dapat sembuh sempurna dalam waktu 7-10 hari.

Namun, penelitian di RS Immanuel pada enam bulan terakhir menunjukkan 57 persen saja penderita dengan perbaikan atau sembuh sempurna, 22 per­sen meninggal dunia, sisanya dibawa pulang paksa oleh keluarga atau hal lainnya. Pada kasus penderita yang meninggal dunia, 89 persen akibat menolak dioperasi atau keadaannya yang sudah sangat berat sehingga ti­dak mungkin lagi untuk dilaku­kan pembiusan. Hal ini menun­jukkan bahwa level of patient awareness (tingkat kesadaran) masyarakat kita masih sangat rendah untuk kasus ini, apalagi jika dokter yang pertama menanganinya juga kurang aware terhadap penyakit ini.

Manajemen paling baik untuk penderita perforasi gaster adalah pencegahan. Sebab, jika kebo­coran lambung sudah terjadi, penanganannya akan menghabiskan banyak biaya kesehatan yang harus ditanggung oleh pa­sien, keluarga, rumah sakit, dan ujungnya adalah negara kita. Untuk itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang hubungan langsung konsumsi jamu-jamuan "gelap" dengan pe­nyakit bocor lambung pada pen­derita.

DR ROYS A PANGAYOMAN SPB
(Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Krisfen Maranatha Bandung)

Demikian informasi tentang “Gejala Lambung Bocor” ini di sharekan di Jambogh Kita, semoga bermanfaat untuk menambah wawasan kita tentang kesehatan lambung khususnya mengenai Gejala Lambung Bocor

Baca Juga Artikel Terkait "Gejala Lambung Bocor":
~ Ada Jamu Yang Bisa Menyebabkan Lambung Bocor



Gambar Datok Aghas Hijaoe Terima kasih sudah membaca “Gejala Lambung Bocor”, jika sahabat sudah selesai membaca informasi ini, sahabat masih bisa mendapatkan berbagai informasi lainnya di Jambogh Kita. Pastikan sahabat telah menyimpan url (http://www.jamboghkita.com/2011/07/gejala-lambung-bocor.html) ini sebelum mendapatkan informasi lainnya melalui kotak penelusuran Jambogh Kita berikut ini :

* Gunakan Browser Google Chrome