DZIKIR DAN WIRID HARIAN SEORANG SUFI SECARA UMUM

DZIKIR DAN WIRID
Dzikir Dan Wirid Harian
Dzikir Dan Wirid Harian Seorang Supi Secara Umum - Santapan-santapan rohaniah sehari-hari merupakan suatu keharusan bagi seorang Muslim. Rasulullah sendiri menyatakan bahwa setiap harinya beliau ber-istighfar seratus kali (HR.Muslim). Kebiasaan dan rutinitas yang melekat pada Rasulullah dalam melakukan bangun malam dan amalan-amalan tertentu menjadi indikator bahwa beliau memiliki wiridan-wiridan harian. Sehingga seharusnya wirid dan dzikir harian tidak boleh diabaikan oleh seorang muslim. Termasuk didalamnya adalah pengaturan dan pembagian wirid shalat dan pembacaan Al-qur’an.

Beberapa hal yang juga harus diatur oleh seorang Muslim sufi adalah: Istighfar sehari-hari, shalawat atas Rasulullah setiap hari, tahlil, dan tasbih harian, memperhatikan hari-hari tertentu yang disunnah-kan untuk melakukan amalan-amalan khusus seperti pembacaan surat al-kahfi pada setiap malam jum’at, memperhatikan wiridan dan dzikir yang cocok untuk situasi dan waktu tertentu, serta memperhatikan hari-hari di sunnahkannya berpuasa. Hal yang juga harus diatur adalah ilmu, sebab amalan harus didasarkan pada ilmu yang pasti. Juga diperhatikan wirid dan dzikir yang disunnahkan membacanya tanpa batasan dan aturan tertentu.

Sebelum memasuki dzikir dan wirid sufi, berikut ini ditawarkan program latihan Rohani sebagaimana yang dikemukakan oleh Said Hawwa dalam kitabnya Tarbiatunar-Ruhiyah (1983), kalau memungkinkan latihan itu dilakukan pertama-tama dengan jadwal di bawah ini.

Latihan Dzikir Dan Wirid Harian Seorang Sufi Secara Umum:

1) Shalat fardlu lima waktu dengan berjama’ah
2) Menegakkan shalat dhuha, tahajud, dan shalat witir
3) Melakukan shalat-shalat sunnah rawatib
4) Melaksanakan shalat sunnah tasbih setiap hari jika memungkinkan
5) Mengatur dan menentukan saat pengkhataman al-qur’an secara      khusus bagi dirinya selama latihan rohani berlangsung
6) Menyibukan diri dengan dzikir dan wirid-wirid, dari istighfar sampai shalawat, tahlil, dan sebagainya yang termasuk dalam kategori dzikir-dzikir utama dan mutlak. Berusaha dan mengulang-ulanginya setiap dzikirnya, kalau mampu sampai 70.000 kali. Karena jumlah ini-menurut Sa’id Hawwa- menunjukkan sesuatu yang benar-benar banyak.
7) Membaca wiridan yang berkaitan dengan sesuatu. Seperti wiridan shalat, do’a, atau wirid pagi serta sore hari dan sebagainya, yang dapat diperoleh dari kitab dan buku tentang dzikir, do’a, dan wirid. Jika dihantui rasa bosan atau rasa jenuh karena suatu macan wiridan, bacalah bentuk dzikir dan wirid yang berbeda.
8) Berpuasa pada hari-hari yang ditentukan dan memungkinkan , disertai sedikit makan, sedikit bicara, dan sedikit bergaul.

Gambar Datok Aghas Hijaoe Terima kasih sudah membaca “Dzikir Dan Wirid Harian Seorang Supi Secara Umum”, jika sahabat sudah selesai membaca informasi ini, sahabat masih bisa mendapatkan berbagai informasi lainnya. Pastikan sahabat telah menyimpan url (http://www.jamboghkita.com/2011/10/dzikir-dan-wirid-harian-seorang-sufi.html) ini sebelum mendapatkan informasi lainnya melalui kotak penelusuran berikut ini :

* Gunakan Browser Google Chrome